Kadisdikbud Wajo Buka Lokakarya 2 Program Guru Penggerak

disdikbudwajo.com. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wajo Drs. Faisal membuka lokakarya kedua program guru penggerak wajo di hotel Sermani Sengkang hari ini (12/12).

Kegiatan lokakarya sehari ini dilaksanakan oleh P4TK Penjas BK Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yang merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan program guru penggerak yang telah berlangsung selama 2 bulan dari sembilan bulan yang direncanakan masa pelaksanaan program ini. Lokakarya ini diikuti oleh 46 calon guru penggerak yang berasal dari 14 guru SD, 18 guru SMP dan 14 guru SMA/SMK di Kabupaten Wajo serta 9 pendamping guru penggerak dari 3 kabupaten, dari soppeng 3 orang pendamping, 2 orang dari sidrap dan 4 orang pendamping dari wajo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wajo Drs. Faisal menyampaikan dalam sambutannya Program guru penggerak ini merupakan kebijakan merdeka belajar episode 5 yang diluncurkan oleh Kemendikbud yang diharapkan memberikan ruang gerak yang lebih luas kepada guru untuk lebih bebas berinovasi, bebas untuk belajar mandiri dan kreatif. Guru penggerak nantinya diharapkan menjadi mentor bagi guru-guru lainnya dalam menerapkan sistem pembelajaran yang lebih inovatif, mandiri dan kreatif sambung kadisdikbud. Dalam setiap pertemuan baik rapat yang diikuti dengan DPRD maupun rapat rapat lainnya saya berani menyatakan bahwa pekerjaan guru adalah pekerjaan setengah nabi, itu karena betapa mulia dan beratnya tanggung jawab yang harus diemban oleh seorang guru, namun bapak ibu guru sekalian tidak perlu mengeluh karena semua yang telah dikorbankan dan diabdikan akan menjadi suatu amal jariah ucap kadisdikbud, mencoba untuk memberi motivasi para guru penggerak peserta lokakarya. Tidak lupa pula kadisdikbud menghimbau kepada panitia dan peserta lokakarya agar tetap menerapkam protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung untuk mencegah penularan covid-19.

Pada kesempatan ini pula koordinator Program Guru Penggerak untuk 16 kab/kota dari P4TK Penjas BK, Jamal Duwila, S. Sos, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa program guru penggerak ini akan memasuki pelaksanaan gelombang kedua pada bulan april dan kabupaten wajo kembali mendapat kesempatan untuk program ini pada gelombang keempat, sepertinya kedepan salah satu syarat untuk mengikuti diklat calon kepala sekolah adalah guru yang pernah mengikuti diklat program guru, lebih lanjut Jamal Duwila berharap bapak ibu peserta program diklat ini dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan berhasil dengan maksimal tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.