Lokakarya 7 Calon Guru Penggerak Kab. Wajo

disdikbudwajo.id. Pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak di Kabupaten Wajo yang dilaksanakan oleh P4TK Penjas-BK Kemendikbud telah memasuki bulan ketujuh dari sembilan bulan masa Pendidikan, hal ini ditandai dengan pelaksanaan lokakarya 7 yang berlangsung di Ballroom Sallo Mall Sengkang selama 2 hari, tanggal 2 – 3 juli 2021, dengan mengadakan pameran yang mengangkat tema “Festival Panen Hasil Belajar”. Pameran ini merupakan momen bagi calon guru penggerak untuk berbagi tentang pengalaman dan hal-hal yang telah didapatkan selama menjalani Program Pendidikan Guru Penggerak. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah setiap calon Guru Penggerak dan komunitas masyarakat diantaranya perwakilan Dewan Pendidikan, Yayasan Budaya Wajo, Pemuda Muhammadiyah dan Serum Institut

Lokakarya 7 ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo Drs. H. Mahmud yang dalam sambutannya mengatakan bahwa kita semua berharap agar para calon guru penggerak betul-betul memanfaatkan kesempatan Pendidikan ini umtuk menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan sedalam-dalamnya kemudian mengimplementasikan ke lingkungan sekolah masing-masing, diharapkan juga ilmu yang didapatkan bisa diimbaskan kepada guru lainnya sehingga apa yang menjadi tujuan program ini dapat tercapai kemudian pada akhirnya bermuara pada peningkatan mutu Pendidikan di Kabupaten Wajo dan menjadi yang terbaik diantara kabupaten lain di Sulawesi Selatan lanjut Sekdisdikbud yang disambut riuh tepuk tangan seluruh peserta lokakarya.

Pada kesempatan ini pula salah satu peserta Muhammad Takdir Guru SMAN 6 Wajo yang mewakili calon guru penggerak dalam pemaparannya menyampaikan bahwa ketertarikannya mengikuti pendidikan guru penggerak karena sangat berbeda dengan pelatihan pelatihan yang pernah diikutinya,  bahwa pendidikan guru penggerak ini lahir dari niat kita untuk maju, melalui Program Guru Penggerak ini diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang murid secara holistik sehingga memiliki Profil Pelajar Pancasila, aktif, proaktif, dan mengembangkan pendidik untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada murid. Selanjutnya takdir menyampaikan bahwa program pendidikan guru penggerak mengacu pada filosofi Ki Hajar Dewantara yang mengatakan bahwa setiap pendidik harus menghamba kepada murid yang berarti bahwa setiap pendidik harus menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan murid. (A.Udin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.