Siswi SMPN 2 Sengkang Ukir Prestasi Cipta Puisi Tingkat Nasional

Literasispenda.Segala sesuatunya berpulang pada usaha yang dilakukan. Teruslah berusaha untuk menebar semangat literasi. Berbuatlah sesuatu dengan menginspirasi orang lain. Tak mudah meraih mimpi, namun tak ada yang mustahil jika niat dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkannya.

Mulailah dengan mengasah kemampuan diri, walau sering kali orang lain mencibir bahkan tak percaya akan hal itu. Yakinkan bahwa potensi yang dimiliki dapat dikembangkan dengan terus belajar, belajar, dan belajar. Gali dan eksplorasi dengan tulisan-tulisan sederhana. Hiasi coretan-coretan penamu dengan pesona imajinasi kata demi kata, maka kamu akan menemukan takdirmu menjadi seorang penulis sejati.

Takdir sebagai penulis adalah nikmat yang begitu besar. Hal ini dialami oleh tiga orang siswi SMP Negeri 2 Sengkang saat dinyatakan lolos seleksi cipta puisi pelajar tingkat nasional. Prestasi yang diperolehnya begitu membanggakan, karena masih berkarya di tengah pandemi yang tak kunjung berakhir.

Seleksi cipta puisi pelajar tingkat nasional diselenggarakan SIP Publishing. Salah satu penerbit buku nasional yang bertujuan menerbitkan buku-buku berkualitas dan mendidik. Kegiatan ini mengusung tema Rindu Sekolah. Setiap peserta SMP/sederajat hanya diperkenankan mengirimkan satu karya puisi dari tanggal 1 – 31 Juli 2021. Karya puisi tersebut dikurasi oleh dua orang kurator yakni Ryan Rachman, seorang penyair/jurnalis dan Agustav Triono, seorang penyair/pendidik. Waktu kurasi dari tanggal 1 – 7 Agustus 2021. Dan akhirnya pada tanggal 10 Agustus 2021, diumumkan 150 karya puisi terbaik melalui halaman facebook: Satria Indra Prasta-SIP Publishing. Tiga nama yang tertera adalah siswa SMP Negeri 2 Sengkang atas nama Ummul Nurfaisah siswi kelas IX.3 dengan judul Kerinduan Takkan Pernah HilangUlfina Dewi siswi kelas VIII.5 dengan judul Rindu Tuk Hari Esok, dan Reva Ramadhani Alimuddin siswi kelas VIII. 1 dengan judul Rumah Kedua Yang Tak Pernah Kulihat.

 

Keberhasilan ini tak terlepas dari kerja keras dan bimbingan para aktor TERAS MINI BEBI (Literasi Model Klinik Berbasis Informasi Teknologi), ucap Ibu Najmiah, S.Pd., M.Pd., saat dihubungi perihal pengumuman ini. Selamat kepada anakda yang telah membuat catatan manis sebagai kado Hari Kemerdekaan RI Ke-76, tambahnya.

Jadikan momen ini sebagai refleksi bakat dan minat yang dimiliki dan patut untuk terus dijaga layaknya menjaga imun di tengah pandemi, kata Bapak M. Hatta, S.Pd., M.Pd, salah satu pembimbing Teras Mini Bebi. Senang mendengarnya dan semoga prestasi yang diraih dapat memotivasi siswa-siswa lain ucap Ibu Andi Darwisa Oktora, S.Pd. saat dihubungi secara terpisah yang juga pembimbing Teras Mini Bebi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.