Pemantauan Pelaksanaan PTM Terbatas

disdikbudwajo.id- Pemerintah mendorong penerapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas untuk mengurangi risiko dampak sosial negatif berkepanjangan. Adapun dampak bukan hanya meliputi kualitas pendidikan, melainkan juga tumbuh kembang dan hak anak. Pandemi terus menunjukkan tren perbaikan, karena itu, pemerintah tidak ingin menunda lagi untuk mempercepat pembukaan proses PTM terbatas di wilayah yang sudah menerapkan PPKM Level 1, 2, dan 3 secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Wajo telah melaksanakan PTM terbatas sejak  senin, 6/9/2021 untuk semua jenjang, Yahya, S.Sos.,M.,Si, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Wajo  menilai pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) yang sudah berlangsung selama 7 hari ini berjalan baik.  “Selama ini semua siswa dan tenaga pendidik dalam kondisi sehat selama mengikuti PTM terbatas mereka tetap mematuhi prokes, saat melakukan pemantauan langsung di sekolah, pada hari Senin (13/9/2021).

Lanjut Kabid SMP, selama pelaksanaan PTM terbatas, kami selalu rutin mengecek kondisi sekolah baik secara langsung maupun melalui koorwil di masing-masing kecamatan. “Kepatuhan prokes siswa dan guru menurut saya sudah  baik  meskipun masih ada beberapa yang kami temukan terjadinya kerumunan dan ini kami langsung sampaikan kepada tim gugus sekolah untuk melakukan pencegahan agar bagaiman kita untuk terus selalu mengingatkan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Kabid SMP, juga menyarankan agar teman teman pembina tak perlu berusaha mengejar ketertinggalan materi pembelajaran saat awal-awal pelaksanaan pembelajaran di sekolah, beri motivasi kepada anak anak kita tentang kesehatan. Pastikan anak-anak kita mematuhi protokol kesehatan, bangun karakter dan kesenangan anak akan sekolah. Hal itu demi membangun mental anak agar siap bersekolah kembali. (S.Wahab)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.