Kadis Dikbud Pimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

disdikbudwajo.id- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Wajo pimpin Rakor Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Ruang Pengawas Sekolah, Jum’at (17/09/21).

Kasubag Perencanaan dan Pelaporan Disdikbud Wajo Edy Pramono Mulyawan, SE.,ME melaporkan dalam rakor evaluasi, pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas mulai dilaksanakan pada tanggal 6 September 2021 dan telah berjalan selama dua minggu, Alhamdulillah sampai hari ini tidak ditemukan adanya kasus atau klaster sekolah.

Kegiatan Rakor ini juga sebagai tindak lanjut dan amanah dari SKB 4 Menteri yang mana didalamnya termuat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembelajaran tatap muka, untuk itu pada Rakor kali ini kami akan meminta laporan secara langsung dari Pengawas dan Penilik terkait penerapan PTM berdasarkan Aturan dan Juknis yang ada apakah sudah dilaksanakan secara maksimal serta data terupdate terkait tenaga pendidik yang belum melakukan vaksin, ucap Edi Pramono.

Kadis Dikbud Kabupaten Wajo Drs. Faisal, mengatakan bahwa pelaksanaan PTM terbatas saat ini sesuai pantauan secara langsung yang kami lakukan sudah berjalan dengan baik, meskipun masih ada kami temukan pelanggaran prokes.

Lanjut Kadis Dikbud, kami mengingatkan dan menegaskan kepada Bapak Ibu Pengawas, Penilik dan Korwil jangan pernah lepas dari aturan, ada SKB 4 Menteri, ada edaran yang disusun oleh Tim Gugus Kabupaten yang ditanda tangani oleh Bupati tentang mekanisme pelaksanaan PTM yang harus menjadi dasar kita untuk mengambil langkah dilapangan bila menemukan masalah.

Ingat kita harus mengambil keputusan yang cepat dan benar, siapa yang mampu mengambil keputusan yang cepat dan benar orang yang banyak banyak bercermin dan membaca aturan aturan yang ada. Bagi para pengawas, penilik, dan Korwil agar senantiasa melakukan monitoring dan pembinaan kepada teman teman guru di wiayah tugasnya masing masing, ucap Kadis Dikbud

Yahya, S.Sos.,M.Si, Kabid SMP, menyampaikan dalam rakor tersebut bahwa berdasarkan hasil pemantauan kami di beberapa sekolah khususnya di Tingkat SMP, PTM sudah berjalan dengan baik, walaupun masih ada yang kami temukan yang melanggar prokes seperti berkerumun dan juga penggunaan masker yang belum sesuai dengan standar kesehatan, ujarnya.

Dalam Rapat koordinasi evaluasi PTM terbatas beberapa laporan dan masukan dari peserta rakor, yang mana salah satunya terkait tenaga pendidik yang masih ada belum melakukan vaksin, dengan tegas Edy pramono menyampaikan bagi tenaga pendidik yang belum melakukan vaksin untuk sementara tidak melakukan Pembelajaran Tatap Muka, dan tetap melakukan pembelajaran jarak jauh terkecuali di sekolah itu ada yang bisa mengganti untuk melakukan tatap muka, yang perlu kita ingat bahwa keselamatan anak anak kita menjadi prioritas, tutupnya.

(*S.Wahab)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.